Wednesday, 17 February 2016

Penyakit LGBT dan Pengobatan

Dari Segi Religi, Spiritualitas dan Psikiatri, Ilmu tanpa agama adalah sesuatu yang membutakan, akan tetapi agama tanpa ilmu bisa lumpuh dan keduanya (ilmu dan agama) tidak bisa dipisahkan. Defenisi kesehatan terdiri dari aspek kesehatan fisik, mental, spiritual dan sosial. Aspek-aspek tersebut juga tidak dapat kita pisahkan.

Sehubungan dengan LGB dan T yang marak dijadikan pemberitaan saat ini, berdasarkan penelitian dan pembahasan Bapak Dr. Fidiansyah Ketua Keswami (Kesehatan Jiwa Islami) juga sebagai Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI mengatakan LGB dan T adalah gangguan. Gangguan psikologis dan perilaku yang berhubungan dengan perkembangan dan orientasi seksual adalah F66x1 homoseksualitas, F66x2 biseksual.

LGB merupakan singkatan dari "lesbian, gay, biseksual" dan T merupakan "transgender"

Bagaimana LGBT dalam pandangan Islam ?
LGBT dalam pandangan Islam, sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulullah dalam Al-Quran dan Sunah, homosek merupakan perbuatan hina dan pelanggaran berat yang merusak harkat manusia sebagai makhluk ciptaan Allah paling mulia. Pada masa Nabi Luth kaum homosek langsung mendapat siksa dibalik buminya dan dihujani batu panas dari langit. Selain zina dan pemerkosaan, pelanggaran seksual menurut Islam termasuk LGBT, incest (persetubuhan sesama muhrim) dan menjimak binatang.

Didalam Al Quran, Allah Ta’ala mengabadikan bagaimana dahsyatnya laknat dan azab langsung dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada pelaku homoseksual ini di jaman nabiyullah Luth AS. Pelanggaran seksual berupa homoseks umat Nabi Luth bisa dilihat dalam Al-Quran: Surat An-Naml ayat 54-55, Ash-Syu’araa’ ayat 165 – 166 dan Huud ayat 77-82.

Dalam Surat An-Naml ayat 54-55, Allah SWT berfirman:
Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan hina itu dan kalian memamerkannya?”(54)
Mengapa kamu mendatangi laki-laki dengan nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kalian adalah kaum yang bodoh(55). Dalam surah Ash-Syu’araa’ ayat 165 – 166 Allah SWT berfirman:
Mengapa kamu mendatangi (menyukai) jenis lelaki di antara manusia (165), dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas(166)”. 
Dalam surah Huud ayat 81-82, bagaimana dahsyatnya azab dari Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya:
“Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”(81).Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi (82).
Solusi dan Pengobatan gangguan penyakit LGBT 

Menurut Dr. Fidiansyah, LGBT bisa disembuhkan dengan pendekatan 4 aspek yaitu biologi, psikologi, kognitif, dan modifikasi perilaku sosial lingkungan. Dirinya juga menggaris bawahi bahwa selama ini, konseling LGBT banyak yang tidak melakukannya pada psikolog atau psikiater. Ditekankan oleh Dr. Fidiansyah, sebaiknya seseorang yang menderita penyakit LGB dan T sudah seharusnya berkonsultasi ke psikiatri yang tepat dan benar.

Adapun Pendekatan 4 Aspek tersebut adalah:
Aspek Biologi
Jika ada gangguan pada aspek biologi diberikan obat
Aspek Psikologi
Jika ada gangguan pada aspek psikologi diubah gangguan perilaku tersebut
Aspek Kognitif
Kalau ada cara berpikir yang keliru kita ubah kognitifnya
Aspek Perilaku Sosial
Jika ada perilaku sosial yang menyimpang kita ubah perilaku dari sosial lingkungannya dan kalau ada pemahaman mereka yang keliru dari segi konsep kita kembalikan kepada agamanya

Semoga bermanfaat

0 komentar:

Post a Comment